Kanal Pengetahuan Psikologi UGM

Motivation from The Islamic Psychology Perspective

Dr. Bagus Riyono, M.A. Psikolog

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah teori motivasi baru yang integratif, yang disusun berdasarkan teori-teori yang sudah ada dan data-data penelitian yang telah tersedia. Untuk itu diaplikasikan sebuah metode yang merupakan gabungan dari meta-ethnography dan grounded theory. Pada tahap kedua dari studi ini, dilakukan eksperimen dengan metode thought experiment untuk menguji proposisi teoritis dari teori yang baru dirumuskan mengenai motivational force. Pada tahap pertama, studi ini mengungkap sebuah fenomena sentral untuk terjadinya motivational force, yaitu “In Search for Anchor,” yang merupakan sebuah resultan dari sebuah paradoks antara freedom to choose dan human vulnerability. “Freedom to choose” adalah faktor utama dari model motivasi yang mencakup “urge,” “challenge,” “incentive,” dan “meaning.”

Kelima faktor tersebut adalah merupakan sumber-sumber motivasi, yang memiliki sifat hubungan yang “holistic-dynamic-integrative.” Human vulnerability (ketidakberdayaan manusia) adalah sisi lain dari model motivasi tersebut yang terdiri dari risk, uncertainty, dan hope, yang memicu kekuatan motivasional (motivational force). Dinamika interaksi antara risk, uncertainty, dan hope dapat direpresentasikan oleh rumus 2 matematis yang menghasilkan kekuatan motivasional, yaitu: (R — H) x U, yang dapat digambarkan ke dalam kurva yang berpuncak ganda. Thought experiment dilakukan untuk menguji rumus hipotetis tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa puncak ganda yang dihipotesiskan didukung data, namun ditemukan bahwa bentuk kurva tidak simetris. Data menunjukkan bahwa variabel hope merupakan faktor terkuat dalam persamaan tersebut sebagai kekuatan motivasional. Oleh karena itu rumus matematis mengenai kekuatan 2 motivasional dimodifikasi menjadi = (R — U) x H. Implikasi dari hasil studi ini dan kemanfaatan dari teori baru ini dijabarkan dalam bagian akhir artikel ini.

Buku-Motivasi-dengan-Perspektif-Psikologi-Islam-compressed

SHARE

Comments

comments